Satpol PP Sidimpuan Tertibkan Puluhan Lapak

Satpol PP Sidimpuan Tertibkan Puluhan Lapak
Satpol PP Sidimpuan Tertibkan Puluhan Lapak
SIDIMPUAN – Pasar parbukoan Ramadan telah ditetapkan di Alaman Bolak. Namun, para pedagang kue Lebaran nekat mendirikan bangunan di Jalan Mongonsidi. Akibatnya, Rabu (1/) malam, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Psp didampingi petugas Kepolisian Resort Psp dan TNI menertibkan puluhan lapak para pedagang yang terbuat dari kayu itu.

Para pedagang yang mayoritas kaum ibu itu beralasan, pendirian bangunan itu disebabkan pasar parbukoan yang telah diadakan di Alaman Bolak dinilai kurang menarik minat masyarakat juga kurang ramai pengunjung.

Dari itu, para pedagang pun mendirikan bangunan di pelataran pertokoan di Jalan Mongonsidi yang bersebelahan dengan Pasar Sangkumpal Bonang. “Keberatan kami dek, tidak setuju kami,” ucap salah seorang pedagang diketahui bernama Faridah kepada Metro Tabagsel yang diikuti suara pedagang lainnya.

“Tak laku, tak terbayar utang. Sudah pernah kami di dalam Sangkumpal Bonang, tidak laku, keluar kami. Cuma seminggu yang mau berdagang ini, itu juga berbayar,” ucapnya.

Sementara pedagang lainnya mengaku sudah mendirikan bangunan dua hari yang lalu sebelum adanya larangan tersebut. “Satu yang kami kesalkan dek, sudah dua hari didirikan baru dilarang. Seandainya sebelum didirikan dilarang, belum lagi rugi. Ini mahal yang bangun ini dek, papannya saja lima ratus (ribu), di situ kesalnya dek. Walau pun yang katanya peraturan walikota. Ini tidak tahu mereka berapa rugi kita,” ucap mereka.

Menurut mereka, seandainya pun berjualan di Mongonsidi, tidak akan mengganggu arus lalu lintas, sebab bangunan tempat berjualannya tidak berada di badan jalan.

Kami ingin berjualan di sini, sebab ini tidak mengganggu jalan, mobil besar pun tidak lewat dari sini. Memang Walikota saja tidak memperbolehkan kami mencari uang,” tuntas pedagang itu.

Pantauan Metro Tabagsel, ada puluhan bangunan tempat pedagang berjualan yang telah siap isi yang kemduian dibongkar kembali.

Kasat Pol PP Kota Psp, Samadi, mengatakan, penertiban itu sesuai dengan keputusan kepala Daerah yang mengarahkan pedagang Pasar Ramadan tahun ini berada di Alaman Bolak. “Ini penertiban ini dalam mengamankan keputusan kepala daerah. Kita ketahui bersama bahwa kepala Daerah tahun ini memfokuskan di Alaman Bolak. Nah, bagi pedagang yang tetap mendirikan dango-dango (bangunan jualan,red) di sekitaran Mongonsidi itu kita tertibkan. Karena arahan beliau, semua pedagang kita arahkan di Pasar Alaman Bolak,” ujarnya.

Lantas menanggapi tuntutan pedagang tentang pedagang kue lain yang masih bisa berdagang kue lebaran di sektaran Pasar Sangkumpal Bonang. Dikatakannya, akan tetap diarahkan ke Pasar Ramadan Alaman Bolak.

“Itu tetap nanti kita arahkan, sesuai dengan orang Perindag (Dinas Perindag Koperasi), itu tetap kita arahkan di alaman bolak, seluruh pedagang parbukoan dan pedagang kue akan tetap kita arahkan di Alaman Bolak. Yang di pelataran karena memang itu yang sifatnya daerah (Pasar) Sangkumpal Bonang ini, tetap diperkenankan karena memang itu sudah manajemen Sangkumpal Bonang ini,” tuntasnya sembari menerangkan ada sekira 60 lapak yang telah ditertibkan. [sumber]