Perawatan Terbaik untuk Kulit Asia

Memakai tabir surya dan menjaga kelembaban adalah perawatan kulit yang berlaku untuk segala jenis kulit. Tapi, setiap kelompok etnis memerlukan solusi perawatan kulit yang spesifik.

Pastikan Anda merawat kulit sesuai dengan kondisinya. Maryam Moinfar, MD, dari Advanced Dermatology di California membeberkan seputar masalah yang kerap terjadi pada kulit wanita Asia.

1. Atasi minyak berlebih
Kulit wanita Asia memiliki kelenjar sebum berlebih di bawah epidermis. Kelenjar ini bertanggung jawab untuk memproduksi minyak. Itulah mengapa daerah T-zone rentan berminyak.

“Daripada Anda berusaha keras untuk menghilangkan minyak dengan menggunakan pembersih berbahan keras, gunakan pembersih muka yang lembut dan lakukan pengelupasan seminggu sekali. Karena, kulit Asia cenderung sensitif dengan pori-pori yang besar,” kata Moinfar dikutip dari Total Beauty.
Cukup lakukan pengelupasan satu minggu sekali. Itu karena pengelupasan kulit yang berlebihan sering kali mengakibatkan iritasi kulit dan memicu produksi minyak yang lebih banyak.

2. Gunakan Retin-A sejak dini

Retin-A adalah turunan vitamin A yang ampuh dalam memerangi jerawat. Masalah yang kerap terjadi pada kulit Asia. Retin-A bekerja untuk pengelupasan dan merangsang produksi kolagen. Namun, karena kulit Asia sangat sensitif, tidak semua orang dapat mengatasi masalah dengan Retin-A, karena mungkin akan terlalu keras. Alternatif lainnya adalah dengan menggunakan niacinamide, yakni vitamin B-derivatif yang membantu mempertahankan kelembaban kulit tanpa menyebabkan iritasi.

3. Cegah bintik hitam
Meskipun sangat beruntung karena cenderung jauh dari kerutan, kulit Asia cenderung lebih sensitif terhadap hiperpigmentasi dan bekas luka. Dan, cara terbaik mengatasinya adalah pencegahan. Artinya, Anda memerlukan tabir surya yang berbahan dasar oksida seng, karena mampu menghalangi sinar UVA lebih dari bahan-bahan lain seperti titanium.

Aplikasikan tabir surya ini secara rutin dan berulang untuk membantu munculnya bintik hitam. Moinfar mengatakan pigmentasi juga disebabkan oleh peradangan yang dipicu oleh jerawat, pengelupasan yang berlebihan, atau penggunaan produk perawatan yang keras. Tetapi, kabar baiknya, pigmentasi akibat peradangan akan hilang dengan sendiri setelah jerawat Anda hilang atau dengan melakukan scrubbing.

4. Pentingnya vitamin C

Sementara itu, vitamin C penting untuk membangun sistem kekebalan tubuh Anda, zat ini juga penting untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin C terlibat dalam produksi kolagen dan membantu tabir surya untuk melindungi sel kulit dari kerusakan sinar UV. Tapi, untuk kulit Asia, vitamin C juga sangat bermanfaat dalam menghambat produksi pigmen, sehingga mencegah bintik bintik-bintik hitam.

5. Makan sayuran
Diet memainkan peranan besar pada kesehatan kulit dan dapat membantu masalah pigmentasi serta kulit sensitif. Jika Anda berurusan dengan masalah pigmen, pastikan banyak mengonsumsi tomat. Tomat kaya akan lycopene, antioksidan yang mampu mengatasi kerusakan akibat sinar matahari. Konsumsi juga zinc yang bisa ditemukan dalam daging merah, tiram, dan lentil. Zinc merupakan bahan alami anti-inflamasi yang membantu meredakan jerawat. Zat ini juga sangat penting untuk membentuk kolagen, yang membantu kulit lebih kenyal.