Sipupus, ( Analisa). Satu unit rumah semi permanen milik Herlina Harahap (50), warga Desa Sipupus, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) hangus terbakar dilalap sijago merah, Rabu (11/7) sore sekira pukul 16.45 WIB. Sayangnya, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta) baru datang setengah jam setelah kejadian.Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Informasi yang berhasil dihimpun Analisa menyebutkan, sore itu Herlina dan keluarganya tidak sedang berada di rumah bepergian ke Kota Padangsidimpuan. Rumah tersebut dalam keadaan kosong, entah mengapa, tiba-tiba saja kepulan asap dan api keluar dari dalam rumah Herlina.

Selanjutnya api langsung membakar dinding yang terbuat dari papan. Api itu pun marak dan menjalar ke ruangan lainnya. Melihat kejadian tersebut, spontan para tetangga dan warga yang melihat kontan menjerit minta pertolongan.

Warga dan para pengendara yang menyaksikan asap mengepul dari Jalan Lintas Gunungtua-Padangsidimpuan juga ikut panik. Mereka turun langsung dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya agar kobaran api tidak merembet ke rumah warga. Sementara ada juga warga yang menghubungi petugas pemadam kebakaran milik Pemkab Paluta.

Walau warga telah berusaha memadamkan api, rumah tetap hangus terbakar karena terbuat dari kayu, sebelum pemadam kebakaran datang. Hanya satu mobil pemadam yang menggunakan airnya untuk menyiram lokasi kebakaran. Sementara mobil lainnya membawa pulang airnya. Api dapat dipadamkan sekira pukul 17.40 WIB.

Salah seorang petugas pemadam kebakaran yang enggan namanya dimuat yang berada di lokasi, ketika ditanya penyebab keterlambatan mobil kebakaran menerangkan, jarak tempuh antara lokasi dan kantor pemadam kebakaran sekitar lebih kurang dua puluh kilometer. Selain itu, jalan menuju lokasi sangat sempit dan rusak, sehingga mobil pemadam kesulitan melintas.

“Kendati demikian, upaya pemadaman tetap dilakukan, walau api sempat melalap habis rumah korban yang terbuat dari kayu,” katanya.

Tokoh Masyarakat H Fahruddin Harahap, menyebutkan, karena kejadiannya cukup cepat, sehingga barang milik korban kebakaran satupun tidak ada yang terselamatkan, sementara mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Paluta tiba ke lokasi setelah api berhasil dipadamkan warga.

Karena mengingat saat ini musim kemarau yang rawan akan bencana kebakaran, maka ia mengharapkan agar mobil pemadam kebakaran ditempatkan dimasing-masing kantor camat se Padang Lawas Utara.

Sementara Kapolsek Padang Bolak AKP JW Sijabat dikonfirmasi Analisa mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui, serta masih dalam penyelidikan