foto ilustrasi
Padangsidimpuan, (Analisa). Sebagai langkah awal dalam melakukan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H, personil Polres Padangsidimpuan melakukan gelar pasukan ops kepolisian terpusat ketupat toba 2012 di halaman bolak Kota P. Sidimpuan, Jumat (10/8) sore.
Turut sebagai peserta gelar pasukan ketupat toba 2012 dengan inspektur upacara Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik S.IK, M.Si itu, para personil TNI, Brimob, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan dan pramuka.

Dalam amanat tertulis Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo yang dibacakan Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik S.IK MSI disebutkan, tradisi mudik lebaran merupakan agenda tahunan menjelang hari raya Idulfitri yang dilaksanakan oleh masyarkat telah berimplikasi terhadap meningkatnya aktifitas berbagai kelompok masyarakat di berbagai tempat.

Sesuai analisis data tahun lalu, diperkirakan jumlah masyarakat yang akan melakukan mudik dengan menggunakan angkutan darat sebanyak 5,6 juta jiwa, angkutan sungai, danau dan pelabuhan sebanyak 3,4 juta jiwa, menggunakan angkutan laut 1,5 juta jiwa dan angkutan udara 3,3 juta jiwa.

Sedangkan pemudik yang menggunakan jasa kereta api berdasarkan data dan informasi dari kementerian perhubungan diasumsikan akan turun cukup signifikan karena tahun ini telah diberlakukan batasan maksimum load factor lebih dari150 persen.

“Meningkatnya jumlah masyarakat yang mudik semakin besar telah menimbulkan beberapa permasalahan, yaitu masalah keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas,” katanya.

Lebih lanjut Kapolri mengatakan, mengantisipasi munculnya aksi-aksi anarkisme dan terosisme, Polri perlu melakukan kinerja lebih optimal lagi untuk bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat dalam merumuskan langkah-langkah inovatif dan bertindak yang efektif terhadap potensi kerawanan yang akan terjadi.

Kapolri menekankan agar seluruh personil menyiapkan mental dan pisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bertindak secara tegas kepada masyarakat namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalulintas.

Menempatkan pos-pos pengamanan dan pos-pos pelayanan pada tempat titik rawan kejahatan dan kemacetan lalulintas, sehingga dapat bertindak cepat dan sigap serta dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik maupun masyarakat lainnya.

Melakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang dimasyarakat sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin. Menjalin kerja sama yang harmonis dengan seluruh instansi terkait dan segenap potensi masyarakat dalam rangka mewujudkan sinergi horizonal yang proaktif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarkat.

Memberdayakan sarana dan prasarana semaksimal mungkin untuk mematau arus lalulintas, patroli jalan raya, patroli perairan serta pelayanan ambulans udara yang dapt dengan cepat menolong dan menyelamatkan korban kecelakaan maupun pada situasi darurat lainnya.

Meningkatkan, kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror yang memanfaatkan momen perayaan idulfitri khususnya kepada wilayah yang memiliki kerawanan dan berpotensi menjadi tempat para pelaku terorisme.

Mewaspadai maraknya aksi tawuran antar warga atau kelompok dan perilaku ormas-ormas tertentu yang melakukan sweeping terhadap tempat-tempat hiburan secara ilegal serta melakukan tindakan penegakan hukum terhadap para pelaku penyelewengan dan penimbunan BBM, sembako maupun peredaran petasan.

Acara apel kesiapan pasukan operasi ketupat toba 2012 itu diisi dengan pemeriksaan barisan serta dirangkai dengan buka puasa antara seluruh unsur peserta dan undangan di Mapolres P. Sidimpuan.

http://www.analisadaily.com
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang