VIVAlife – Tidak stabilnya kadar gula dalam darah, jika dibiarkan bisa berdampak negatif pada kesehatan. Salah satunya adalah penyakit diabetes, yang bisa terjadi baik pria maupun wanita. 

Tak hanya dapat menyerang satu organ tubuh, jika sudah parah bisa menimbulkan komplikasi, seperti luka pada kaki yang berujung amputasi atau kebutaan. Faktor yang paling berperan sehingga seseorang dapat terserang penyakit ini selain genetik adalah gaya hidup atau pola makan.


Demi mengurangi risikonya, seperti dilansir dari eatingwell, ada tiga asupan yang sebaiknya Anda konsumsi secara teratur. Asupan ini diketahui bisa mengurangi risiko diabetes.

Kopi
Bagi sebagian besar pria, kopi adalah minuman wajib pagi hari mereka. Selain dapat menangkal penyakit parkinson dan stroke, kopi juga baik untuk mengurangi risiko diabetes tipe dua. Dalam sebuah penelitian, menunjukkan bahwa  antioksidan dalam kopi dapat meningkatkan sensitivitas sel-sel terhadap insulin, serta membantu untuk mengatur gula darah. Tapi pastikan, kopi yang diminum tak mengandung banyak gula.

Kayu manis

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa campuran kayu manis meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan tingkat gula darah. Penelitian pada 2003 menemukan bahwa penderita diabetes tipe dua yang mengonsumsi kayu manis  tingkat glukosa darahnya turun hingga 29 persen.

Para penderita diabetes tersebut mengkonsumsi satu gram atau setengah sendok teh kayu manis setiap harinya selama 40 hari. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut hubungan antara gula darah dengan jumlah kayu manis.

Gandum

Sensitivitas insulin dapat meningkat, jika Anda memiliki untuk mengkonsumsi biji-bijian seperti roti gandum, jagung, dan gandum. Selain memberikan serat yang baik untuk tubuh juga dapat mengontrol kadar gula dalam darah.

Itu karena, makanan jenis ini dapat memperlambat penyerapan gula yang berasal dari makanan yang Anda konsumsi. Rekomendasi asupan serat dalam jenis makanan ini adalah sekitar 25 gram untuk wanita, dan 38 gram untuk pria.