Harga Cabe Merah di Padangsidimpuan Mulai Turun

Cabe di Padangsidimpuan
SIDIMPUAN – Harga cabai merah di Kota Padangsidimpuan selama seminggu terakhir bertahan pada kisaran Rp60 ribu per kilogram. Namun Jumat (14/11), harga cabai merah mulai turun hingga kisaran Rp45 ribu per kilogram. Cabai ini berasal dari Siborong-borong, Taput dan cabai lokal dari Angkola Julu, Tapsel.

Salah seorang pedagang cabai merah di Pasar Sangkumpal Bonang, Syawal (41) mengatakan, harga cabai merah sudah mulai turun semenjak Jumat (14/11), dari harga jual sebelumnya Rp60 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram. “Kemarin memang masih menjual Rp60 ribu per kilogram. Tapi sekarang sudah bisa dihargai Rp45 ribu per kilogram. Mungkin ini akan turun lagi, hingga harga Rp25 ribu atau Rp30 ribu per kilogram,” terang pria yang hanya menjualkan cabai merah itu kepada Metro Tabagsel.

Pedagang lainnya, Ibu Yunda Br Simatupang (38) mengatakan hal yang sama, penurunan harga terjadi mulai Jumat. Kendati begitu, penurunan harga berdampak baik bagi para pedagang.

“Kok tau, ya memang mulai kemarin (Jumat). Harga jual hingga satu minggu lebih Rp 60 ribu bahkan lebih. Sekarang ini, sudah Rp 45 ribu per kilogramnya. Kalau penurunan harga, biasanya berdampak baik bagi para pedagang. Barang cabai merah ini sendiri dari Siborong-borong dan Angkola Julu, tapi dominan barang Siborong-borong yang diperdagangkan pedagang sini,” ujar ibu yang berdagang di kaki lima itu.

Seorang pembeli, Ratna (35) mengatakan, kekhawatiran harga yang tiba-tiba akan naik lagi, membuat dirinya melebihkan belanja cabai. “Biasanya kan hanya seperempat, karena ini sudah turun, saya belanja saja satu kilo. Takutnya, besok naik lagi, gak bisa belanja lagi, kurang lagi uangnya. Inikan masih bisa di stok,” ujarnya. [Source]