Rabu, 04 Juli 2018

Korban Kecelakaan Tunggal di Desa Ujung Gurap Masih Siswa SMP

Kecelakaan Tunggal di Desa Ujung Gurap

Padangsidimpuan - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ujung Gurap Desa Gunung Hasahatan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan pada Senin (2/7-2018).

Kecelakaan tunggal tersebut dialami oleh tiga orang remaja putri yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario nomor Polisi BB 4990 JG yang di kendarai oleh IP (14)

Informasi yang didapat, akibat kecelakaan yang terjadi sekira pukul 16:30 Wib, pengemudi sepeda motor tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara kedua rekannya berinisial IM (16) dan JN (15) di larikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan karena mengalami luka yang serius.

Kasat Lantas Polres Padangsidimmpuan AKP M Haris Sihite yng ditanyai mengatakan kecelakaan tunggal tersebut bermula ketiga orang yang berboncengan itu yang dikemudikan oleh IP datang dari arah Jalan By Pass hendak menuju Simpang Ujung Gurap dengan kecepatan tinggi.

Setiba di TKP pengendara motor tidak mampu menguasai kendaraannya sehingga menabrak teras rumah warga yang persis berada di pinggir jalan dan ketiganya terhempas ke pekarangan rumah tersebut.

Melihat laka tunggal itu, warga sekitar memberikan pertolongan karena ketiganya terpental, bahkan akibat benturan tersebut sang pengendara meregang nyawa di tempat.

“Ketiganya boncengan naik sepmor, akibat dari laka tunggal itu, yang meninggal dunia kepalanya pecah karena benturan benda keras dan meninggal di tempat. Kalau yang dibonceng tergolek di pekarangan rumah warga dan mengalami luka yang cukup serius,” terang Kasat.

Ditambahkan Kasat, setelah pihaknya mendatangi lokasi, baik jenazah pengendara dan korban yang berjenis kelamin perempuan ini langsung mendapat penanganan medis dan dilanjutkan dengan dibawa ke RSUD Padang Sidempuan.

“Sampai di lokasi, kami bersama tim medis membawa jenazah dan korban yang luka ke Rumah Sakit untuk mendapat pertolongan,” jelasnya.

Sementara ketika di konfirmasi, apa penyebab kecelakaan tunggal tersebut, pihak dari kepolisian masih melakukan penyelidikan, dan berharap kepada orangtua agar jangan sembarangan memberikan sepmor untuk di kemudikan anak-anak yang masih terbilang di bawah umur, karena hasil dari pemeriksaan sementara pengendara tidak memilik surat ijin mengemudi (SIM).