Sabtu, 14 Juli 2018

127 tewas setelah dua serangan terpisah terhadap pawai politik Pakistan

serangan di pakistan


Pakistan - Ledakan kuat pada unjuk rasa politik di provinsi Balochistan di Pakistan telah menewaskan puluhan orang, menurut para pejabat, ledakan terpisah pada acara kampanye lain di utara mengakibatkan kematian sedikitnya empat orang.

Dua insiden itu, yang menewaskan sedikitnya 127 orang pada hari Jumat, telah menimbulkan kekhawatiran meningkatnya kekerasan ketika negara itu mempersiapkan pemilihan umum akhir bulan ini.

Di kota barat daya Dringarh, sekitar 35 kilometer di selatan ibu kota provinsi Balochistan, Quetta, seorang penyerang bunuh diri membidik demonstrasi Balochistan Awami Party (BAP), menewaskan sedikitnya 123 orang, kata pejabat rumah sakit.

Setidaknya 73 mayat dipindahkan ke Rumah Sakit Sipil utama Quetta, kata pejabat rumah sakit Ali Mardan. Sebanyak 37 mayat lainnya dipindahkan ke Rumah Sakit Nawab Ghaus Baksh milik Mastung, kata pejabat setempat Qaim Lashari. Dua belas mayat lagi diterima di Kompleks Medis Bolan Quetta dan satu lagi di Rumah Sakit Militer Gabungan, kata sumber-sumber.

"Itu adalah pembom bunuh diri," kata menteri dalam negeri Agha Omar Bangulzai.

Calon BAP, Siraj Raisani, mencalonkan diri untuk pemilihan majelis provinsi di distrik rumahnya di Mastung, tempat serangan itu terjadi. Daerah itu telah menjadi lokasi beberapa serangan oleh kelompok bersenjata Lashkar-e-Jhangvi (LeJ), meskipun mereka kebanyakan menargetkan para peziarah Muslim Syiah yang menuju Iran.

Nasionalis etnis Baloch, yang berjuang untuk kemerdekaan dari Pakistan, juga telah mengklaim beberapa serangan terhadap kandidat pemilihan di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

Tidak ada kelompok yang segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.