Sabtu, 28 April 2018

Politisi di Irak Mengaku Nabi Demi Mendapatkan Suara

mengaku nabi

Berbagai cara dihalakkan seorang politisi untuk meraup sebanyak-banyaknya suara dalam pemilihan umum.

Salah seorang politisi yang bertarung dalam pemilu Irak di provinsi Dhi Qar bahkan mengaku sebagai nabi agar bisa meraup suara.

Menurut media setempat, pria bernama Yasser Nasser Hussein itu memasang spanduk lengkap dengan foto dan kalimat yang mengklaim dirinya adalah seorang nabi dan pemimpin negara.

Alhasil, bukannya suara yang diperoleh tetapi Yasser malah berurusan dengan aparat berwajib yang kemudian menangkap sang politisi.

Namun, dalam pemeriksaan Yasser menolak memberi pernyataan kecuali interogasi dihadiri hakim yang menjalankan investigasi resmi.

Asisten direktur KPU provinsi Dhi Qar, Rafid al-Zaidi membantah pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait masalah "klaim nabi" ini.

Dia menambahkan, kantor KPU kota Nasiriyah juga tidak menerima pemberitahuan soal penangkapan atau spanduk yang dipasang Yasser tersebut.

Analsi politik Hussein al-Hasnawi mengatakan, sistem politik Irak memasikan setiap warga berhak mencalonkan diri menjadi anggota parlemen.

Namun, para kandidat harus memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan mulai dari syarat legal, administratif, dan judisial.