Senin, 30 April 2018

Israel sempat menahan wanita Lebanon yang melintasi perbatasan

perbatasan israel

Militer Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah secara singkat menahan seorang wanita Lebanon yang melintasi perbatasan dan kemudian memulangkannya, sebuah penahanan yang dinyatakan Beirut sebagai penculikan.

Militer Lebanon mengatakan bahwa wanita itu, Nohad Dali, diambil pada Sabtu malam dari Shebaa, sebuah wilayah kecil yang dipersengketakan yang dianggap Israel sebagai bagian dari Dataran Tinggi Golan, yang diambilnya dari Suriah pada tahun 1967, tetapi yang dikatakan Beirut adalah wilayah Lebanon.

"Patroli musuh Israel melakukan penculikan Nohad Dali," kata satu pernyataan tentara Lebanon.

Militer Israel mengatakan dua gembala telah menyeberangi perbatasan, dan bahwa salah satu dari mereka ditahan oleh pasukannya.

"Dia dikembalikan hari ini," kata seorang juru bicara militer.

Tidak ada konfirmasi langsung dari Lebanon tentang repatriasi Dali.

Pasukan penjaga perdamaian AS didasarkan pada perbatasan Lebanon-Israel. Konflik terakhir yang terjadi adalah perang singkat pada tahun 2006 antara Israel dan kelompok Hezbollah yang didukung Iran bersenjata berat.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah telah meningkat atas peran kelompok itu dalam perang sipil Suriah, di mana ia telah memperoleh lebih banyak pengalaman dan meningkatnya pertempuran senjata bersama Presiden Bashar al-Assad sebagai bagian dari aliansi yang didukung Iran.

Libanon mengangkat kasus Dali dengan pasukan penjaga perdamaian PBB, kata pernyataan militer Lebanon.