Selasa, 30 Januari 2018

Korea Utara membatalkan acara Olimpiade bersama dengan Korea Selatan


Korea Utara telah membatalkan pertunjukan budaya bersama dengan para seniman dari Korea Selatan, kata pejabat Seoul.


Kementerian Unifikasi Korea Selatan pada hari Senin mengatakan bahwa Pyongyang telah membatalkan sebuah acara yang akan diadakan di Gunung Kumgang, Korea Utara, pada tanggal 4 Februari sebagai bagian dari serangkaian peristiwa menjelang Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, kantor berita resmi Korea Selatan Yonhap melaporkan .

Seoul disebut "unilateral" move "sangat disesalkan".

Yonhap mengatakan Korea Utara mengklaim laporan media "bias" sebagai alasan untuk membatalkan kinerjanya.

Media Korea Selatan telah menyatakan keprihatinannya bahwa kejadian gabungan tersebut dapat melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB yang berlaku terhadap Pyongyang mengenai program senjata nuklirnya, Yonhap melaporkan.

Pyongyang dilaporkan juga mengambil isu dengan laporan Korea Selatan mengenai sebuah "acara internal", sebuah rujukan yang jelas mengenai sebuah pawai militer yang mungkin terjadi pada 8 Februari untuk memperingati 70 tahun Tentara Rakyat Korea, Yonhap mengatakan.

Pada hari Jumat, menteri unifikasi Cho Myoung-gyon menyebut pawai potensial tersebut, yang dijadwalkan satu hari sebelum dimulainya Olimpiade, "mengintimidasi".

"Kim Jong-un rupanya ingin menunjukkan kekuatan absolutnya," kata Yonhap mengutip Cho.

Keputusan Pyongyang muncul setelah serangkaian gerakan mendamaikan antara kedua Korea.

Pada tanggal 9 Januari, mereka mengadakan pembicaraan tingkat tinggi pertama setelah lebih dari dua tahun.

Dalam apa yang digambarkan sebagai terobosan diplomatik utama, Korea Utara mengatakan akan mengirim delegasi atlet dan pemain ke Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang di Korea Selatan.

Lebih dari seminggu kemudian, Korea mengumumkan bahwa mereka akan membentuk tim hoki es wanita gabungan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade dan mereka akan berbaris bersama di bawah "bendera penyatuan" pada upacara pembukaan pertandingan.

Kedua Korea telah tampil bersama di pembukaan Olimpiade sebelumnya, namun ini merupakan tim gabungan pertama dalam satu pertandingan.

Kesesuaian tersebut menyusul meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea selama beberapa peluncuran rudal yang dilakukan oleh Korea Utara, dan juga uji coba bom hidrogen.

Pertandingan akan berlangsung dari 9-25 Februari di Pyeongchang, sebuah kota yang berjarak hanya 80km dari perbatasan antara kedua Korea.

Menurut Yonhap, Korea Utara akan menjadi tuan rumah sekelompok pemain ski dari tetangganya untuk latihan bersama dari hari Rabu. Badan tersebut mengatakan saat ini belum jelas apakah ini dan jadwal acara lainnya akan digelar.