Kamis, 28 Desember 2017

Apple Digugat karena sengaja Memperlambat iPhone



Apple melambat, Dua orang Israel telah mengajukan tuntutan gugatan class action sebesar $ 120 juta terhadap Apple seminggu setelah pembuatnya memastikan bahwa pihaknya dengan sengaja memperlambat iPhone.

Menurut sebuah laporan di surat kabar Israel Haaretz Senin malam, tuntutan yang diajukan di sini berargumen bahwa perusahaan tersebut melanggar tugas dasarnya terhadap pengguna dengan tidak mengungkapkan bahwa pembaruan perangkat lunak 'tidak bersalah' akan berdampak negatif pada penggunaan telepon mereka.

Pengadu mengatakan bahwa pembaruan perangkat lunak mengganggu kemampuan mereka untuk menjelajahi web, mengecek email dan menggunakan berbagai aplikasi.

"Tidak ada keraguan bahwa informasi tentang perangkat yang melambat itu penting, dan kardinal, dan pengguna berhak mendapatkan (informasi itu) dari Apple sebelum memutuskan untuk menginstal pembaruan perangkat lunak,".

Pada hari Jumat, Apple menghadapi dua gugatan class action dari pengguna iPhone di AS. Apple dituntut karena tidak mengungkapkan tentang update perangkat lunak yang dengan sengaja memperlambat ponsel model lama, dengan mengatakan bahwa keheningan Apple membuat mereka salah menyimpulkan bahwa satu-satunya pilihan mereka adalah membeli iPhone yang lebih baru dan pricier.

Tuduhan tersebut diajukan dalam sebuah tuntutan hukum yang diajukan pada hari Kamis di pengadilan federal Chicago atas nama lima pemilik iPhone dari Illinois, Ohio, Indiana dan North Carolina, yang semuanya mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah membeli iPhone baru jika Apple mengatakan kepada mereka bahwa hanya mengganti baterai yang akan ada menaiki yang lama mereka. Setelan tersebut menuduh Apple melanggar undang-undang kecurangan konsumen.