120 tewas dan 270 luka-luka dalam serangan bom di Mesjid Nigeria

sepeda motor hangus terbakar di areal mesjid
Setidaknya 120 orang tewas dan 270 luka-luka dalam serangan bom terkoordinasi di sebuah masjid di Nigeria kemarin.

Badan-badan bantuan memperingatkan jumlah korban tewas dan luka-luka bisa naik setelah ledakan, dianggap sebagai karya militan Islam Boko Haram.

Orang-orang bersenjata memasang tiga bom dan kemudian menembaki jamaah yang berkumpul untuk shalat Jumat di masjid terbesar di kota terbesar kedua Nigeria, Kano.

Masjid ini berdekatan dengan istana Emir Kano, pemimpin Muslim yang berpengaruh, yang biasanya menuntun doa.

Emir, juga dikenal sebagai Muhammad Sanusi II, pekan lalu menyerukan orang-orang untuk mempersenjatai diri melawan Boko Haram. Dia tidak hadir pada saat serangan kemarin.

Salah satu saksi mata mengatakan: “Imam itu akan memulai shalat ketika itu ia melihat seseorang di dalam mobil berusaha memaksa dirinya masuk ke masjid. Tetapi ketika dia berhenti, dia meledakkan bom dan orang-orang mulai lari tunggang-langgang. “

Salah seorang hamba, Aminu Abdullahi, mengatakan: “Dua bom meledak, satu demi satu beberapa detik setelah shalat mulai.” Ia mengatakan ledakan ketiga terjadi di jalan di dekat mesjid.

Seorang yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan: “Tiga bom ditanam di halaman masjid dan mereka pergi secara bersamaan.”

Seorang anggota staf di istana yang menyaksikan serangan itu mengatakan: “Setelah beberapa ledakan, mereka juga melepaskan tembakan. Saya tidak bisa mengatakan korban karena kita semua lari. “